BISNIS TERNAK AYAM JOPER YANG MENGUNTUNGKAN

Bingung mau bisnis apa yang menguntungkan?  Atau ingin beternak tapi belum mempunyai ide untuk berternak apa? Tenang disini mimin mau menerangkan cara beternak, mulai dari cara merawat, membesarkan, menghitung modal, hingga panen dan mendapatkan hasil yang menguntungkan. Dan untuk modal saya sarankan untuk bermain judi online dan setelah mendapatkan jackpot segera gunakan modal tersebut untuk membuka bisnis ternak ayam.

Ayam adalah hewan unggas yang paling banyak di pelihara dan di budidayakan di Indonesia, terutama oleh para staff situs judi Lexus365. Ada berbagai jenis ayam yang ada di Indonesia mulai dari ayam lokal sampai ayam hasil perkawinan silang dari satu ras ke ras lainnya. Seperti AYAM JOPER, Ayam joper atau ayam Jawa Super merupakan ayam hasil perbaikan genetik dengan cara menyilangkan ayam ras petelur betina dengan pejantan ayam kampung. Ayam ini sangat kompetitif karena menggabungkan kelebihan dua jenis ayam, yaitu rasa ayam kampung yang gurih dan ayam ras petelur yang pertumbuhannya cepat. Dengan itu berbisnis ayam joper adalah bisnis peternakan yang menguntungkan karena ayam jenis ini tidak butuh waktu lama untuk mendapat hasil dari proses budidayanya.

Jika waktu panen ayam kampung membutuhkan waktu sampai enam bulan untuk medapat hasil, waktu panen ayam Jawa Super hanya membutuhkan waktu dua sampai tiga bulan. Selain itu, budget yang harus kamu siapkan untuk ternak ayam jenis ini pun cukup rendah. Soal bentuk dan luas kandang bisa kamu sesuaikan dengan bujet yang dimliki. Salah satu keuntungan dalam budidaya ayam Jawa Super adalah pembuatan kandangnya tidak merepotkan. Kamu cukup menyiapkan lahan sekira 5 m² untuk memelihara 25 ekor ayam yang sudah dewasa.

Agar budidaya ayam joper dapat berhasil, siapkanlah sejumlah peralatan di kandang agar ayam dapat tumbuh dengan baik.

  1. Peralatan

Berikut adalah alat yang harus kamu siapkan:

  1. Brooder untuk menghangatkan kandang ayam. Alat ini berguna untuk perkembangan anak ayam hingga umur dua minggu.
  2. Nampan plastik sebagai wadah pakan anak ayam.
  3. Tempat minum tabung untuk ayam berumur di atas dua minggu.
  4. Lampu penerangan.

Untuk mengoptimalkan keuntungan dalam usaha ternak ayam joper, tentu kita membutuhkan bibit yang berkualitas.

  1. Pemilihan bibit

Ciri-ciri bibit ayam Jawa Super berkualitas di antaranya adalah:

  • Paruh pendek dan tajam.
  • Warna paruh dan kaki kuning bersih.

  • Berat badan anak ayam betina sekira 30 gram, sedangkan berat anak ayam jantan sekira 32 gram.
  • Lebar tulang tengkorak bagian belakang biasanya lebih besar dibanding ayam biasa.
  • Warna bulu mengkilap.
  • Gerakan ayam terlihat gesit.
  • Mata ayam Jawa super yang sehat terlihat cerah.
  1. Pemberian pakan

Dalam menjalankan usaha ternak ayam joper, sebagian besar biaya operasional pasti digunakan untuk membeli pakan. Supaya ayam Jawa super dapat tumbuh dengan baik, pilihlah makanan yang mengandung protein dan kalori. Beberapa contoh pakan berkualitas di antaranya adalah dedak, bekatul, jagung kuning, dan pelet ayam.

  • Pemberian nutrisi

Setelah membeli bibit, kamu juga harus menyiapkan sejumlah asupan yang mendukung pertumbuhan bibit ayam. Beberapa di antaranya adalah, vaksin, vitamin, pakan, dan obat-obatan.

  • Menjaga kebersihan kandang ayam

Supaya ayam Jawa super terhindar dari penyakit, jagalah kebersihan kandangnya. Bersihkanlah kandang ayam secara rutin agar tidak tidak menjadi sarang nyamuk. Sarang nyamuk biasanya muncul karena ada genangan air di dalam kandang.

Berikut adalah perincian perhitungan modal dan biaya yang harus di butuhkan dalam menernakan Ayam Joper :

Kandang 2×3                = Rp.   300.000

Bibit Joper 100ekor     = Rp.   500.000

Lampu 15watt 3          = Rp.    45.000

‌Kabel 10m                     = Rp.    50.000

Tempat minum 3         = Rp.    90.000

‌Pakan 4sak                    = Rp. 1.400.000

*TOTAL*————————————- +

                                       = Rp. 2.385.000

Biaya operasional per musim

Bibit Joper 100           = Rp.   500.000

‌Listrik                           = Rp.    50.000

‌Pakan 4Sak/musim   = Rp. 1.400.000

*TOTAL*————————————- +

                                     = Rp. 1.950.000

Target panen 90% x 100 = 90 ekor ayam

Target berat ± 1Kg/ekor x 90 = 90Kg

Harga jual pasar Rp. 33.000/Kg

Target panen 55-60 hari/musim

Maka :

Rp. 33.000 x 90Kg = Rp. 2.970.000/musim

Keuntungan

   Rp. 2.970.000 – Rp. 1.950.000

= Rp. 920.000

Rencana Jangka panjang

Untuk sementara akan mengoperasikan 1 Kandang (100 ekor) dan akan di tambah bila modal terkumpul untuk menjadi 1 musim 2x panen. Jika panen masib stabil seperti di atas (90%) maka keuntungan yang akan di dapat menjadi 2x lipat dari sebelumnya.

Rp. 920.000 x 2 = Rp. 1.840.000/musim

Atau bisa di katakan omzet Rp. 920.000/bulan.

Harga di atas adalah harga pasaran di tempat mimin di setiap daerah pasti juga berbeda harga juga dan usahakan untuk melakukannya di lahan sendiri atau bisa di taruh di dalam rumah dan pastikan rajin untuk membersihkan kotoran ayam minimal 1x dalam 1 hari

Nah gimana guys apakah kamu tertarik dengan bisnis yang menguntungkan ini. Ini baru untung dari bermodalkan 100 ekor ayam saja, jika 1000 ekor maka keuntungan yang kalian dapatkan juga akan menjadi Rp. 9.200.000/musim atau menjadi 10x lipat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *